Sloka 452
४५२. 452.
अतर्थ्येनोच्यामानस्य कः कोपो यन्न तत्तथा।
तथ्येनापि हि कः कोपो यदनुक्तेऽपि तत्तथा॥४५२॥
atarthyenocyāmānasya kaḥ kopo yanna tantathā,
tathyenāpi hi kaḥ kopo yadanukte’pi tattathā.
Ketika seseorang berbicara sesuatu yang tidak benar, ia tidak marah. Dan juga tidak marah dengan berbicara sesuatu yang benar. Tahan uji terhadap benar tidaknya pembicaraan itu.
Nya linga mami, ikang wwang inapahāsa ri tan doṣanya, pisaningu yan tuhwa makadoṣa ikang doṣa wih, apa ta nimittanikān agĕlĕng, apan tan tuhu ikang pangdūsana i riya, u tuhwa kunang ikang pangapahāsa irikang wwang, apan sungguh ya makadoṣa ika, tan yogya ika aglĕnga yadyapin tan ujarana kĕta ya ri doṣanya, tan apahāsa, wong juga rakĕt nikang doṣa i riya, matangnyan kĕlakĕna salahkĕna ning ujar.
Inilah pendapat hamba, ada orang yang dicemarkan tanpa kesalahan, apalagi ia sungguh tidak bersalah; andaikata ia benar bersalah, apakah alasannya anda marah karena cercaan itu tidak tepat ditujukan kepadanya, ya jika tepat pencemaran itu ditujukan kepada orangnya, sebab sungguh itu mengakibatkan dosa, maka tidak sepantasnya ia marah, walaupun dosa itu tidak dikatakan kepadanya, namun melekat juga dosa itu kepadanya, oleh karena itu hendaklah tahan uji terhadap tepat tidaknya ucapan itu.