Sloka 157
१५७. 157.
त्रीण्येव च धनान्याहुः पुरुषस्योत्तमव्रताः ।
न द्रुह्याच्चैव दद्याच्च सत्यं चैवा सदा वदेत् ॥१५७॥
trīṇyeva ca dhanānyāhuḥ puruṣasyottamavratāḥ,
na druhyāccaiva dadyācca satyaṁ caivā sadā vadet.
Tiga sesungguhnya merupakan harta kekayaan tertinggi, tanpa iri hati, pemberian dan kejujuran.
Telu tikang prasiddha drĕbya, mās manik ngaranya, ling sang paṇḍita, pratyekanya, si tan mahyun mamatyamatyani, si tan drohi, si mujarakĕnang satya, nahan tan drĕbya wastuning mulya, ling sang mahāpuruṣa.
Ada tiga kekayaan yang bisa dimiliki, dikatakan oleh orang bijak sebagai emas permata. Rinciannya adalah: orang yang tidak berkehendak membunuh, orang yang tidak berkhianat, orang yang berkata benar/jujur. Itulah yang merupakan hak milik kekayaan yang sangat berharga, kata orang yang berbudi mulia.