Sloka 74
७४. 74.
दानाद्दमो विशिष्टो हि दनमुन्नतिकारणम् ।
दाता कुप्यति नो दान्तस्तस्माद्दानात् परो दमः ॥७४॥
dānāddamo viśiṣṭo hi danamunnatikāraṇam,
dātā kupyati no dāntastasmāddānāt paro damaḥ.
Pengendalian diri lebih baik dari memberi derma, pemberian derma membuat orang yang sombong menjadi marah, tetapi tidak menjadi orang yang menahan diri, itulah keunggulannya.
Nihan kottamaning dama, dama ngaraning kopaśaman, makahetu mengĕt, wruhta mituturi manahta, yatika lĕwih sangkeng dāna, ikang dāna ngaranya, kīrtti lawan uccapada, phalanika, ndān sor ika dening dama, apan ika sang dātā, dadi sira tan pakadrĕbyang dama, kataman krodhādi, kunang sang makadrĕbyang dama, niyatanya tan wipatha sira apan atutur, matangnyan lĕwih tang dama sangkeng dāna.
Inilah keutamaan dama. Dama maksudnya adalah ‘ketenangan batin’, sebagai penyebab sadar. Bisa menasehati diri sendiri. Hal itu lebih mulia dibandingkan dana; yang dinamakan dana adalah jasa dan kedudukan tinggi. Pahala itu lebih rendah dibandingkan dengan dama/ketenangan batin. Sebab orang yang dermawan, bisa/ada yang tidak memiliki ketenangan batin, sehingga ia dikuasai oleh sifat marah dan sejenisnya. Adapun orang yang memiliki ketenangan batin, pasti ia ia tidak tersesat karena selalu sadar. Oleh sebab itu, ketenangan batin/dama lebih mulia dibandingkan derma/dana.
There are no reviews for this eBook.
Sloka Lainnya
Sloka 71
सर्व्वं जिह्मं मृत्युपदमार्ज्जवं ब्राह्मणः पदम् । एतावान् ज्ञानविषयः किं प्रलापः करिष्यते ॥७१॥
Sloka 77
इन्द्रियाण्येव तत् सर्व्वं यत् स्वर्ग्गनरकावुभौ । निगृहीतनिस्सृष्टानि स्वर्ग्गय नरकाय च ॥७७॥